Lari Bukan Hanya Olahraga Tapi Gaya Hidup

0
11
Heru Irawan Lari
Heru Irawan Lari

Beberapa tahun terakhir Aku lumayan rajin berlari, dulunya ya malas-malasan kalau harus olahraga apalagi berlari cukup jarang, paling juga ke gym. Titik balik nya sekitar tahun 2015 ketika BB sudah menyentuh Angka 96kg dan susah sekali kalau mau jongkok, dari segi BMI (Body Mass Index) jelas sudah tidak proporsional dan cenderung ke overweight malah obsitas ya.

Ini semua gara-gara Gaya Hidup yang kurang baik, makan sembarangan ga ada aturan waktu, kalau lapar ya makan, kadang telat makan, sekalinya makan kebanyakan karena nombokin yang telat tadi ( sa ae… ngeles ) padahal doyan haha 🤣. Ditambah kerja yang duduk-duduk manis di depan laptop ya komplit lah sudah. Pada tahun itu lumayan rajin bolak-balik ke Klinik dan di diagnosa kena asam lambung.

Nah mulai saat itu akun berkomitmen untuk hidup lebih sehat dengan lebih rajin berolahraga dan makan makanan sehat. Seiring waktu berjalan berat badanku turun dan sekarang stabil di Angka 68-73 kg. Ga pake obat atau suplemen ini itu, kuncinya ya jaga pola makan, olahraga teratur, istirahat yang cukup dan tentunya konistensi.

Sekarang kalau dalam beberapa hari tidak olahraga khususnya lari badanku otomatis meronta-ronta sakit minta untuk di gerakan. Mungkin karena sudah jadi habbit ya, jadi kalau ke lewat otomatis ga enak. Paling tidak seminggu harus lari 3 kali lah, jarak nya sendiri ya variatif minimal 5km, kalau lagi on fire ya bisa 10 km bahkan lebih.

Ga main sepeda/ ngegowes gitu kan lagi booming? Udah nyobain beberapa tahun kebelakang, dan Aku sudah ngambil kesimpulan ga cocok cuy! Cuma pegel di kaki doang, otot yang bergerak cenderung hanya kaki saja dan lama untuk berkeringat/bakar kalori nya.

Lari rutin tiap pagi-sore 5km

Kalau lari menurutku lebih efisien juga dengan durasi 1 jam bisa berlari kurang lebih 10 km dan membakar lemak nyaris 1200 kalori. Coba kalau sepedaan ga cukup 2-3 jam tuh. Banyak waktu yang kebuang juga kan? Ditambah kalau lari otot yang di gerakan ya seluruh nya mulai dari otot bagian atas sampai bawah tubuh jadi lebih berasa.

Suatu saat mungkin Aku akan mencoba lagi sepedaan tapi ya mau mtb beneran sekalian, bukan mtb-an di jalan aspal. Tapi trail/wild run tetap lebih seru kayak nya 😁. Ya sudah lah Aku ga mau berdebat dengan diri sendiri ya, yang jelas sudah di putuskan yang nyaman buat ku memang berlari bukan bersepeda.

Nah gara-gara keranjingan lari mulai lah tahun kemarin rajin tuh ikut event-event lari kebetulan di Pangandaran juga beberapa tahun terakhir mulai rutin melaksanakan event marathon. Event pertama yang Aku ikuti sekitar Oktober yaitu Pangandaran Run yang di helat Oleh Universitas Padjajaran dan Pemda Pangandaran. Seru juga ternyata ya.. (ya ia lah di temenin doi kan) 😁.

Nah bergeser ke Akhir tahun di Bulan Desember tepatnya Pemprov Jabar juga menghelat event lari yaitu Jabar Marathon yang Juga di helat di Pangandaran, ah keberuntungan Apa lagi ini 🤩. Aku daftarin lah sekalian sekeluarga biar sekalian liburan kan, ga cuma istri dan anak , tak lupa adik-adik ku juga sekalian di ajakin. Waktu early bird kalau ga salah tiket nya seharga 250k tapi pas Kita daftar ternyata ada kuota khusus dengan harga 50k khusus untuk warga Pangandaran. Yah sudah kita borong lah itu Tiket 🤭.

Bersantai setelah garis finish sebelum melahap makan siang.

Bener-bener unforgettable moment deh seru banget beud, bisa lari rame-rame sama keluarga dan atlet mancanegara, ya meskipun ga serius-serius amat karena bawa anak, tapi yang bawa bangga ya anaku ini, dia menyelesaikan 5k pertamanya di umur yang baru 3 tahun, meskipun dengan nafas tersengal-sengal tetap bisa menyelesaikan lari hingga garis finish.

Finish 5km pertama nya.

Tahun depanya Kita udah rencanakan untuk daftar di event Mandiri Jogja Marathon yang menurut jadwal akan di laksanakan di Bulan Maret 2020 dan Singapore Marathon di Bulan Agustus/Oktober , tapi ya Karena outbreak COVID-19 semua event tersebut di tunda hingga waktu yang tidak di tentukan, makin buluk lah itu Passport di lemari.

Minggu kemarin sekitar tanggal 18 Agustus 2020 pihak SCSM selalu organizer dari Singapore Marathon mengumumkan untuk melaksanakan Virtual Marathon. Wah Aku pikir lumayan juga ini, meskipun cuma virtual setidaknya bisa mengibati kekecewaan gara-gara semua event marathon dipending. Virtual Marathon sendiri berarti Kita ikut sebuah event Marathon dengan menyelesaikan task-task tertentu misal half marathon 21km atau pun full marathon tapi bisa di laksanakan di mana saja, dan kapan saja, bisa di gelanggang olahraga, di jalan dekat rumah, atau di treadmill sekalipun.

Untuk benchmark nya sendiri menggunakan aplikasi macam Nike Running jadi kita bisa tahu sudah berapa km/mile jarak lari yang Kita tempuh, seru kan? Setiap Kali Kita berlari nantinya mendapatkan sejumlah poin yang bisa di tukar dengan merchandise dan medali 🏅 finisher jika sudah menyelesaikan event. Seru bukan? Nah buat kamu yang mau ikut event Singapore Marathon Virtual Run bisa daftar di website nya.

4 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments